Senin, 19 September 2016
Home »
» PEDOMAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS)
PEDOMAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS)
APA GERAKAN LITERASI SEKOLAH?
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.
Berdasarkan buku Saku yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan, beberapa hal yang perlu dipahami dalam mengimplementasikan GL .
APA MAKNA LITERASI?
KEMAMPUAN DALAM MENGAKSES, MEMAHAMI, DAN MENGGUNAKAN INFORMASI SECARA CERDAS
MENGAPA PERLU GLS
1. Fakta bahwa hasil survei internasional (PIRLS 2011, PISA 2009 & 2012) yang mengukur keterampilan membaca peserta didik, Indonesia menduduki peringkat bawah.
2. Tuntutan keterampilan membaca pada abad 21 adalah kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis, dan re ektif
3. Pembelajaran di sekolah belum mampu mengajarkan kompetensi abad 21.
4. Kegiatan membaca di sekolah perlu dikuatkan dengan pembiasaan membaca di keluarga dan masyarakat.
TUJUAN GLS
TUJUAN UMUM
Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.
TUJUAN KHUSUS
1. Menumbuhkembangkan budaya literasi membaca dan menulis siswa di sekolah.
2. Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat.
3. Menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan.
4. Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca.
SASARAN GLS
EKOSISTEM SEKOLAH PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH
PRINSIP-PRINSIP LITERASI SEKOLAH
A. Sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik berdasarkan karakteristiknya
B. Dilaksanakan secara berimbang; menggunakan berbagai ragam teks dan memperhatikan kebutuhan peserta didik.
C. Berlangsung secara terintegrasi dan holistik di semua area kurikulum.
D. Kegiatan literasi dilakukan secara berkelanjutan.
E. Melibatkan kecakapan berkomunikasi lisan.
F. Mempertimbangkan keberagaman
TAHAPAN PELAKSANAAN GLS
Tahap I. Penumbuhan minat baca melalui kegiatan 15 menit membaca (Permendikbud No. 23 Tahun 2015)
Tahap II. Meningkatkan kemampuan literasi melalui kegiatan menanggapi buku pengayaan.
Tahap III. Meningkatkan kemampuan literasi di semua mata pelajaran: menggunakan buku pengayaan dan strategi membaca di semua mata pelajaran.
Klik di sini untuk memdapatkan buku saku GLS
Klik di sini untuk mendapatkan Desain Induk GLS
Selamat menjalankan GLS.
Sy guru Pendidikan Pancasila mengajar pertama kali di SMA Negeri 1 Fakfak Tahun 2002 hingga tahun 2007.
Tahun 2007 s.d. 2013 mengajar di SMA St Don Bosco Fakfak.
Tahun 2013 s.d. 2017 mengajar di SMAN 1 Fakfak
Tahun 2017 s.d. 2021 mengajar di SMAN Kokas
Tahun 2021 s.d. sekarang (2024) mengajar di SMAN Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat







0 komentar:
Posting Komentar